Tiga Sumber Audio

Kenapa Audio Mobil Berdengung atau Storing? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

audio mobil berdengung.

Audio mobil yang berdengung atau storing bisa sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Saat musik diputar, suara dengung, desis, atau bunyi seperti siulan dari speaker membuat kualitas audio terasa kurang maksimal. Bahkan dalam beberapa kasus, suara storing bisa semakin terdengar ketika mesin mobil menyala atau saat pedal gas diinjak.

 

Masalah ini cukup sering terjadi pada sistem audio mobil, terutama setelah melakukan upgrade speaker, power amplifier, head unit, subwoofer, atau kabel audio. Banyak orang langsung mengira penyebabnya ada pada speaker yang rusak, padahal belum tentu. Audio mobil berdengung bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari grounding yang kurang baik, kabel RCA yang bermasalah, jalur kabel yang kurang rapi, sampai pengaturan gain amplifier yang terlalu tinggi.

 

Agar tidak salah penanganan, penting untuk memahami penyebab audio mobil berdengung atau storing sebelum mengganti komponen. Berikut beberapa penyebab yang paling umum dan cara mengatasinya.

Apa Itu Storing pada Audio Mobil?

Storing adalah gangguan suara yang muncul pada sistem audio mobil. Bentuknya bisa berupa suara dengung, desis, kresek, atau bunyi seperti siulan yang ikut naik turun mengikuti putaran mesin. Semakin tinggi putaran mesin, suara gangguan biasanya bisa semakin terdengar.

 

Masalah ini sering muncul karena adanya gangguan kelistrikan atau sinyal audio yang tidak bersih. Pada sistem audio mobil, komponen seperti head unit, power amplifier, speaker, kabel RCA, kabel strum, dan grounding saling terhubung. Jika salah satu bagian tidak bekerja dengan baik, suara yang keluar dari speaker bisa ikut terganggu.

 

Storing bukan hanya membuat audio terdengar tidak nyaman, tetapi juga bisa menjadi tanda bahwa sistem instalasi audio perlu dicek ulang.

1. Grounding yang Kurang Baik

Salah satu penyebab paling umum audio mobil berdengung adalah grounding yang kurang baik. Grounding berfungsi sebagai jalur arus balik listrik pada sistem audio. Jika titik grounding kotor, longgar, berkarat, atau tidak menempel dengan baik pada bodi mobil, sistem audio bisa menghasilkan suara dengung.

 

Grounding yang kurang baik sering terjadi pada instalasi power amplifier. Ketika amplifier tidak mendapatkan jalur ground yang stabil, suara noise bisa masuk ke sistem audio dan terdengar melalui speaker.

 

Cara mengatasinya adalah dengan memeriksa titik grounding. Pastikan kabel ground terpasang kuat, tidak longgar, dan menempel pada permukaan bodi mobil yang bersih. Jika area grounding masih tertutup cat atau kotoran, koneksi listrik bisa menjadi kurang maksimal.

 

Untuk hasil yang lebih aman, sebaiknya pengecekan grounding dilakukan oleh teknisi audio mobil yang berpengalaman. Hal ini penting karena sistem kelistrikan mobil harus ditangani dengan hati-hati.

2. Kabel RCA Kurang Berkualitas atau Bermasalah

Kabel RCA memiliki peran penting dalam menghantarkan sinyal audio dari head unit ke power amplifier. Jika kabel RCA yang digunakan kurang berkualitas, rusak, atau pemasangannya kurang tepat, sinyal audio bisa terganggu dan menyebabkan storing.

 

Kabel RCA yang terlalu tipis, shielding kurang baik, atau sudah mengalami kerusakan bisa lebih mudah menangkap gangguan dari sistem kelistrikan mobil. Akibatnya, suara dengung atau noise bisa muncul dari speaker.

 

Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan kabel RCA yang lebih berkualitas dan sesuai untuk sistem audio mobil. Selain itu, pastikan konektor RCA terpasang rapat dan tidak longgar. Kabel RCA juga sebaiknya tidak dipasang terlalu dekat dengan kabel power utama karena bisa meningkatkan risiko gangguan sinyal.

 

Jika audio mobil Anda mulai berdengung setelah mengganti atau menambah power amplifier, kabel RCA menjadi salah satu bagian yang perlu dicek lebih dulu.

3. Jalur Kabel Power dan Kabel Audio Terlalu Berdekatan

Dalam instalasi audio mobil, posisi jalur kabel sangat berpengaruh terhadap kualitas suara. Kabel power atau kabel strum membawa arus listrik besar, sedangkan kabel RCA membawa sinyal audio. Jika keduanya dipasang terlalu berdekatan, gangguan dari kabel power bisa masuk ke sinyal audio.

 

Inilah salah satu alasan kenapa audio mobil bisa storing setelah upgrade sistem audio. Bukan karena produknya selalu bermasalah, tetapi karena jalur kabel belum tertata dengan benar.

 

Cara mengatasinya adalah dengan memisahkan jalur kabel power dan kabel RCA. Idealnya, kabel power dan kabel audio tidak berjalan berdampingan terlalu panjang. Instalasi yang rapi membantu menjaga sinyal audio tetap bersih dan mengurangi risiko noise.

 

Selain lebih nyaman didengar, instalasi kabel yang rapi juga membuat sistem audio terlihat lebih profesional dan lebih mudah dicek saat ada masalah.

4. Power Amplifier Mengalami Noise

Power amplifier berfungsi memperkuat sinyal audio agar speaker dan subwoofer bisa menghasilkan suara yang lebih bertenaga. Namun, jika amplifier bermasalah atau pengaturannya kurang tepat, suara dengung bisa muncul dari speaker.

 

Salah satu penyebabnya adalah pengaturan gain yang terlalu tinggi. Banyak orang mengira gain sama dengan volume, padahal fungsi gain adalah menyesuaikan level sinyal input dari head unit ke amplifier. Jika gain terlalu tinggi, suara bisa menjadi kasar, noise lebih mudah terdengar, dan distorsi bisa muncul.

 

Selain itu, amplifier yang kualitasnya kurang baik atau sudah mengalami kerusakan juga bisa menjadi sumber noise. Karena itu, penting untuk memilih power amplifier yang sesuai dengan kebutuhan sistem audio mobil.

 

Cara mengatasinya adalah dengan memeriksa pengaturan gain, koneksi kabel, dan kondisi amplifier. Jika noise tetap muncul setelah pengaturan diperbaiki, sebaiknya amplifier diperiksa lebih lanjut oleh teknisi.

5. Head Unit Bermasalah

Head unit adalah pusat pengaturan audio di mobil. Jika head unit mengalami masalah pada output RCA, sistem kelistrikan internal, atau konektor, gangguan suara bisa muncul meskipun speaker dan amplifier masih dalam kondisi baik.

 

Masalah pada head unit bisa ditandai dengan suara noise yang muncul dari semua speaker, suara tidak stabil, atau storing yang tetap ada walaupun kabel dan amplifier sudah dicek. Pada beberapa kasus, head unit aftermarket yang pemasangannya kurang tepat juga bisa memicu masalah audio.

 

Cara mengatasinya adalah dengan mengecek output audio dari head unit. Jika memungkinkan, lakukan pengujian menggunakan perangkat lain untuk memastikan apakah sumber masalah berasal dari head unit atau dari komponen setelahnya.

 

Jika Anda ingin upgrade head unit, pastikan memilih produk yang sesuai dengan sistem audio mobil dan dipasang dengan instalasi yang benar.

6. Kualitas Kabel Power Kurang Sesuai

Kabel power atau kabel strum yang digunakan pada sistem audio mobil harus sesuai dengan kebutuhan daya. Jika kabel terlalu kecil, kualitasnya kurang baik, atau pemasangannya tidak rapi, suplai listrik ke power amplifier bisa terganggu.

 

Suplai listrik yang tidak stabil dapat memengaruhi performa amplifier dan berpotensi menimbulkan noise. Selain itu, kabel power yang tidak sesuai juga bisa meningkatkan risiko panas berlebih pada sistem kelistrikan audio.

 

Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan kabel power yang sesuai dengan kebutuhan sistem audio. Semakin besar daya amplifier, semakin penting memilih kabel dengan ukuran dan kualitas yang tepat. Jangan asal memilih kabel hanya karena harganya lebih murah, karena kabel memiliki peran besar dalam keamanan dan performa audio mobil.

7. Alternator atau Sistem Kelistrikan Mobil Bermasalah

Jika suara storing terdengar seperti siulan dan mengikuti putaran mesin, ada kemungkinan gangguan berasal dari sistem kelistrikan mobil. Salah satu sumbernya bisa berasal dari alternator atau jalur listrik kendaraan.

 

Gangguan seperti ini biasanya terdengar ketika mesin menyala. Saat mobil dalam kondisi mati tetapi audio tetap dinyalakan, noise bisa berkurang atau hilang. Ini bisa menjadi tanda bahwa gangguan berhubungan dengan kelistrikan saat mesin bekerja.

 

Cara mengatasinya adalah dengan melakukan pengecekan sistem kelistrikan mobil. Jangan langsung mengganti speaker atau amplifier sebelum memastikan sumber masalahnya. Untuk kasus seperti ini, pengecekan oleh teknisi sangat disarankan agar penyebabnya bisa ditemukan dengan tepat.

8. Instalasi Audio yang Kurang Rapi

Instalasi yang kurang rapi sering menjadi penyebab tersembunyi dari audio mobil berdengung. Kabel yang tertarik, konektor longgar, sambungan tidak kuat, atau posisi komponen yang terlalu dekat dengan sumber panas dan listrik bisa memicu masalah suara.

 

Sistem audio mobil bukan hanya soal produk yang digunakan, tetapi juga bagaimana produk tersebut dipasang. Speaker, amplifier, head unit, kabel RCA, kabel power, dan grounding harus saling mendukung agar hasil suara maksimal.

 

Jika setelah upgrade audio justru muncul storing, langkah terbaik adalah mengecek ulang instalasi secara menyeluruh. Kadang masalahnya bukan pada barang yang rusak, tetapi pada sambungan dan penempatan kabel yang kurang tepat.

Cara Mengurangi Risiko Audio Mobil Berdengung

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko storing pada audio mobil. Pertama, gunakan kabel audio dan kabel power yang berkualitas. Kedua, pastikan grounding kuat dan bersih. Ketiga, pisahkan jalur kabel RCA dari kabel power. Keempat, atur gain amplifier dengan benar. Kelima, pastikan semua konektor terpasang rapat.

 

Selain itu, hindari mengganti sekring dengan ukuran ampere yang lebih besar tanpa alasan yang jelas. Sekring memiliki fungsi keamanan untuk melindungi sistem kelistrikan. Jika sekring sering putus atau sistem audio bermasalah, sebaiknya cari penyebab utamanya, bukan hanya mengganti sekring dengan ukuran yang lebih besar.

 

Pemasangan audio mobil sebaiknya tidak dilakukan secara asal, terutama jika sistem sudah menggunakan power amplifier, subwoofer, dan banyak komponen tambahan. Instalasi yang benar akan membantu menjaga kualitas suara, keamanan, dan umur pakai komponen audio.

Apakah Audio Berdengung Harus Langsung Ganti Speaker?

Tidak selalu. Banyak kasus audio mobil berdengung bukan disebabkan oleh speaker rusak. Speaker hanya mengeluarkan suara dari sinyal yang diterima. Jika sinyal dari head unit, amplifier, atau kabel sudah terganggu, speaker akan ikut mengeluarkan noise tersebut.

 

Sebelum mengganti speaker, sebaiknya cek dulu bagian kabel, grounding, head unit, power amplifier, dan instalasi. Jika semua bagian tersebut dalam kondisi baik tetapi suara tetap bermasalah, barulah speaker bisa diperiksa lebih lanjut.

 

Dengan pengecekan yang tepat, Anda bisa menghindari pengeluaran yang tidak perlu dan mendapatkan solusi yang lebih sesuai.

Kesimpulan

Audio mobil berdengung atau storing bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari grounding yang kurang baik, kabel RCA bermasalah, jalur kabel yang terlalu dekat, power amplifier yang noise, head unit bermasalah, hingga instalasi yang kurang rapi.

 

Untuk mengatasinya, jangan langsung mengganti komponen tanpa mengetahui sumber masalahnya. Lakukan pengecekan dari bagian yang paling umum terlebih dahulu, seperti grounding, kabel RCA, kabel power, konektor, dan pengaturan amplifier.

 

Jika Anda sedang mengalami audio mobil berdengung atau ingin melakukan upgrade audio agar hasil suara lebih bersih, Tiga Sumber Audio menyediakan berbagai pilihan produk audio mobil seperti kabel RCA, kabel strum, power amplifier, head unit, speaker, dan aksesori pendukung lainnya.

 

Konsultasikan kebutuhan audio mobil Anda dengan tim Tiga Sumber Audio untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai dengan tipe mobil, kebutuhan suara, dan budget Anda.

Post Views: 0
Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare